Postingan

Arus Peti Kemas di TPK Tenau Kupang Terus Meningkat

Gambar
crane di TPK Tenau, Kupang Tahun 2022, penncapaian arus peti kemas di Terminal Peti Kemas (TPK) Tenau Kuanpang mengalami peningkatan dan telah melampaui target. Hal ini disampaikan oleh GM PT Pelindo Regional 3 Cabang Tenau Kupang, Agus Setiawan Nazar pada hari Sabtu tanggal 14 Januari 2023 siang. Agus mengatakan bahwa target arus peti kemas di TPK Tenau Kupang pada tahun 2022 yang lalu mencapai 42.330 TEUs.  Realisasi dari arus peti kemas di sana hingga akhir tahun 2022 ternyata telah mencapai 51.392 TEUs. Hal itu berarti, target yang ditetapkan telah terlampaui sebesar 21.41 persen, sebagaimana dilansir victorynews.id.  Peningkatan yang sama juga terjadi pada arus peti kemas tahunan. Tahun 2019 - 2022, arus peti kemas di sana juga mengalami peningkatan.  Tahun 2019, arus peti kemas saat itu sebesar 111.209 TEUs atau melebih target 100.965 TEUs dan pada tahun 2020 sebanyak 104.983 TEUs, melampaui target saat itu sebesar 95.947 TEUs.  Tahun 2021, realisasi arus pe...

Pelabuhan Patimban Ditargetkan Selesai Dibangun Tahun 2027

Gambar
Raisan Al Farisi/ANTARA Foto Anggaran yang dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan Pelabuhan Patimban tidak main-main besarnya. Tahun ini saja, anggaran pembangunan pelabuhan yang ditargetkan rampung tahun 2027 tersebut besarnya Rp. 133.05 miliar.  "Pembangunan Pelabuhan Patimban dengan anggaran Rp133,05 miliar, lalu rehabilitasi dan rekonstruksi Pelabuhan Wani, Donggala dan Pantoloan sebesar Rp 100 miliar," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Arif Toha dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Selasa (31/1/23), seperti dilansir CNBC Indonesia.  Pembangunan Pelabuhan Patimban sendiri terbagi menjadi 3 tahap Pada tahap 1, akan dibangun terminal peti kemas seluas 66 ha. Secara akumulatif, terminal peti kemas tersebut kapasitasnya akan mencapai 3,75 juta TEUs. Sementara itu, nantinya kapasitas terminal kendaraan pun akan mencapai 600.000 CBU secara akumulatif dan akan ada pula terminal roro seluas 200 meter. Tahap ini akan berlangsung pada tahun...

Pasca Pencabutan PPKM, Masa Depan Bisnis Pengiriman Barang Tetap Cerah

Gambar
Bulan Desember 2022 yang lalu, pemerintah resmi mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah negara Republik Indonesia. Masyarakat kini bisa melakukan kegiatan sehari-hari secara normal meskipun tetap harus menerapkan protokol kesehatan.  Masyarakat kini sudah bisa bekerja di kantor, makan di restoran, mengunjungi tempat-tempat wisata, hingga berbelanja di mall atau pasar dengan lebih mudah. Sebelum itu, selama dua tahun terakhir, masyarakat Indonesia lebih banyak melakukan kegiatan sehari-hari secara terbatas. Mereka lebih banyak mengandalkan online shopping melalui situs-situs internet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.  Direktur Pelaksana TIKI, Trie Maulana Apriyanto, mengatakan bahwa kondisi ini menyebabkan tumbuhnya sektor logistik. Hingga kuartal III tahun 2022, pertumbuhan sektor logistik tercatat 15,79 % lalu kuartal II 21,2 %. "Angkanya terus meningkat meskipun dalam kondisi pandemi" kata Trie pada detik.com.  Pasca pencabut...

Nantinya, Kapal Pengangkut Barang akan Bisa Langsung Berlayar ke India dari Belawan

Gambar
Pelabuhan Belawan Foto: Dok Pelindo I/Detik Finance Secara bertahap, pengiriman barang dengan kapal laut langsung ke negara tujuan atau direct call dari Pelabuhan Belawan saat ini sedang dirancang oleh PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo dan INA atau Indonesia Investment Authority. Salah satu negara yang menjadi target direct call tersebut adalah India. Negara yang dijuluki Negara Anak Benua tersebut merupakan negara dengan potensi perdagangan yang besar dan memiliki posisi  strategis sebagai pintu gerbang Asia Selatan. Volume perdagangan antara India dengan Indonesia selama ini juga terus mengalami peningkatan.  Berdasarkan catatan dari Data perdagangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Comtrade) nilai perdagangan kedua negara pada 2016 hanya US$ 16,92 miliar. Lima tahun kemudian, pada 2021, nilainya meningkat hampir 25% menjadi US$ 20,96 miliar. Jumlah volume perdagangan ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi di kedua negara. Indonesia mengeks...

Tips Hemat Ongkos Kirim Bagi Pelaku Usaha

Gambar
ilustrasi pengiriman barang Foto:istimewa/joglosemarnews.com Para pelaku usaha perlu menerapkan tips-tips menghemat anggaran, apalagi bila mereka harus mengirimkan pesanan barang dalam jumlah besar.  Hal itu karena ada ongkos pengiriman barang yang harus ditanggung, terlebih lagi jika penjualan tersbut dilakukan di platform e-commerce yangsering meberikan promosi gratis ongkos kirim (ongkir)  Promo-promo seperti itu membuat pelaku usaha harus berpikir keras dan menentukan pilihan strategi yang tepat agar tetap bisa mendapatkan keuntungan. Apakah mereka harus menaikkan harga barang atau mengurangi keuntungan untuk menanggung ongkos kirim.  Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan para pengusaha online dan e-commerce agar hemat biaya, dilansir dari parapuan.co.  01. Membandingkan Syarat, Ketentuan dan Biaya Pengiriman dari Berbagai Jasa Ekspedisi.  Sebelum menentukan jasa ekspedisi atau pengiriman barang yang tepat untuk mengirimkan barang-barang yang Anda jual....

5 Tips Aman Mengirim Barang Elektronik

Gambar
ilustrasi jasa ekspedisi Para pemilik usaha jual beli dan distribusi peralatan elektronik harus memahami bagaimana cara mengirimkan barang-barang elektronik dengan aman. Barang-barang elektronik seperti handphone , laptop, televisi dan lain sebagainya sangat tinggi tingkat risiko kerusakannya.  Berikut sejumlah tips yang bisa diterapkan sebelum mengirimkan barang berupa peralatan-peralatan elektronik kepada pihak yang dituju, sebagaimana dilansir joglosemarnews.com.  01. Menggunakan Packing Kayu Untuk Peralatan Elektronik Berukuran Besar Packing kayu merupakan sarana pengamanan yang sangat penting untuk memastikan keamanan barang- barang elektronik berukuran besar seperti laptop, televisi, kamera, monitor komputer dan lain sebagainya. Packing kayu jauh lebih kokoh dan aman apabila dibandingkan dengan packing bubble wrap untuk barang-barang elektronik besar seperti di atas.  02. Menggunakan Bubble Wrap Untuk Peralatan Elektronik Berukuran Kecil Apabila barang-barang e...

Peti Kemas Modifikasi Dikhawatirkan Jadi Sebab Kecelakaan

Gambar
truk pengangkut peti kemas Adanya kemungkinan bagi pabrikan atau bengkel kontainer melakukan modifikasi bentuk dan ukuran peti kemas sesuai kepentingan pemesan disoroti oleh Indonesia Maritime, Transportation & Logistic Watch (IMLOW). Sekjen IMLOW, Achmad Ridwan Tentowi, mengatakan bahwa celah itu muncul akibat peraturah Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 Tentang Kelaikan Peti Kemas dan Berat Kotor Peti Kemas Terverifikasi.  "Kami melihat ada celah bagi pabrikan untuk memproduksi peti kemas sesuai pesanan di luar standar yang berlaku umum. Sebab, pada umumnya kalau sesuai ISO kontainer internasional itu berlaku ukuran 20, 40, dan 45," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/1), sebagaimana dilansir Rakyat Merdeka. Ridwan sendiri mengaku heran karena dalam aturan tersebutkan bahwa pemilik peti kemas wakib melepaskan Pelat Persetujuan Kelaikan atau CSC Safety Aproval Plate jika peti kemas itu telah dimodifikasi dan tidak memenuhi persyaratan. Namun, di pasal lainnya justru din...